KESUKSESAN DAN KEGAGALAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI PERUSAHAAN

13/01/2015 in Berita

I

PENDAHULUAN

 

 

1.1.  Latar Belakang

       Di era globalisasi ini informasi merupakan hal yang sangat penting apalagi bagi kemajuan organisasi. Organisasi dapat didefinisikan sebagai sekelompok orang yang terikat secara formal dan hierarkis serta bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Organisasi dapat menjadi wadah dimana sekelompok orang bergabung dan menempati wilayah-wilayah tertentu untuk melakukan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya. Organisasi dapat pula menjadi tempat berinteraksi antar anggota organisasi tersebut maupun dengan anggota organisasi lainnya atau perusahaan.

       Informasi adalah berupa data yang berubah bentuknya dalam susunan tertentu, telah dianalisa dan di evaluasi isinya dan ditempatkan dalam konteks yang tepat untuk penggunaannya.  Supaya informasi tersebut mudah dipahami dan berguna disajikan dalam bentuk sistem informasi. Informasi yang akurat dan cepat dapat sangat membantu tumbuh kembangnya sebuah organisasi.

Sistem informasi adalah semua komponen dan sumberdaya yang diperlukan untuk memberikan informasi dan fungsi untuk organisasi. Sistim informasi sangat penting bagi organisasi di perusahaan sebagai komponen vital bagi suksesnya suatu bisnis. Sistem informasi akan membantu perusahaan dalam mengembangkan bisnis dan berkompetisi. Bisnis yang menggunakan Information System (IS) dan Information Technology (IT) dalam mendukung aktifitas bisnis, akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas dari proses bisnis untuk membuat keputusan manajerial maupun untuk kolaborasi kelompok kerja.

Pengelolaan informasi dipandang penting demi kelancaran sebuah pekerjaan dan untuk menganalisa perkembangan dari pekerjaan itu sendiri. Itulah sebabnya muncul apa yang dikenal dengan Sistim Informasi Manajemen, yaitu satu set subsistem informasi yang komprehensif dan terkoordinasi yang mana terintegrasi secara rasional dan yang mengubah data menjadi informasi dalam berbagai untuk meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan styles para manager dan karakteristik berdasarkan kriteria mutu yang ditetapkan. Dengan kata lain sistem informasi manajemen itu adalah suatu sistem terpadu yang menyediakan informasi untuk mendukung kegiatan operasional, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan.

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sebuah bidang yang mulai berkembang sejak tahun 1960-an. SIM juga dikenal dengan ungkapan lainnya seperti: “Sistem Informasi”, “Sistem Pemrosesan Informasi”, “Sistem Informasi dan Pengambil Keputusan”. SIM menggambarkan suatu unit atau badan yang khusus bertugas untuk mengumpulkan berita dan memprosesnya menjadi informasi untuk keperluan manajerial organisasi dengan memakai prinsip sistem. Dikatakan memakai prinsip sistem karena berita yang tersebar dalam pelbagai bentuknya dikumpulkan, disimpan serta diolah dan diproses oleh satu badan yang kemudian dirumuskan menjadi suatu informasi.

Sistim Informasi Manajemen kini sudah demikian berkembamgnya sehingga banyak digunakan dalam berbagai bidang, dari mulai pendidikan, kedokteran, perbankan, transportasi, rumah sakit, biro perjalanan dan masih banyak bidang lainnya, yang menandakan bahwa informasi yang akurat dan cepat dibutuhkan di berbagai bidang.

Ada banyak teknologi yang mendukung SIM baik secara online atau offline. Tapi dasar dari aplikasi yang digunakan pada Sistiem Informasi Manajemen adalah aplikasi database.  Sistem ini harus mampu mengolah data yang dikumpulkan pada database menjadi sebuah produk informasi yang dibutuhkan penggunanya. Sistim ini juga harus bisa membagi informasi yang diproduksinya menjadi beberapa tingkatan, sehingga setiap tingkatan hanya mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Pada sebuah instansi, manajemen selalu terlibat dalam serangkaian proses manajerial, yang pada intinya berkisar pada penentuan: tujuan dan sasaran, perumusan strategi, perencanaan, penentuan program kerja, pengorganisasian, penggerakan sumber daya manusia, pemantauan kegiatan operasional, pengawasan, penilaian, serta penciptaan dan penggunaan sistem umpan balik.

 

Masing-masing tahap dalam proses tersebut pasti memerlukan berbagai jenis informasi dalam pelaksanaannya.Kesuksesan dan kegagalan Sistem Informasi Manajemen di Perusahaan

Skip to toolbar