CEO EXCHANGE: Anne M Mulcahy (Xerox) & Neville Isdell (Coca Cola)

14/04/2015 in Berita

Meneladani Dua CEO Top Dunia

Anne M Mulcahy, CEO XEROX Corporation and

Neville Isdel, CEO Cocal Colla

Budy Rachmat

P056133142.52E

Graduate Student of  MB-IPB Class of 52E

Marketing Class Notes, date 10 April 2015


Lecturer by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M. Sc.

Graduate Program of Management and Business, Master of  Management.

Anne M Mulcahy, CEO XEROX Corporation

Di kalangan top executive perusahaan di seluruh dunia, nama Anne M Mulcahy, sudah sangat dikenal. Banyak kalangan bahkan menyebutnya sebagai wanita super.  Disebut super, karena selain menjadi CEO wanita pertama dalam sejarah kehidupan Xerox, Anne juga mampu meraih prestasi gemilang: membalik nasib raksasa fotokopi ini, dari nyaris masuk jurang kehancuran menuju tapak-tapak kesuksesan seperti yang pernah diraih sebelumnya.

Sebagai mahasiswa yang sedang belajar marketing, kesuksesan Anne patut diteladani. Pada video CEO Exchange yang ditayangkan oleh Prof. Dr. Ujang Sumarwan, pada kuliah Manajemen Pemasaran tanggal 10 April 20152, saya mencatat beberapa hal inspiratif atas perjalan karir beliau yaitu :

Pentingnya kemampuan untuk mendengarkan, sebagaimana yang dapat saya simpulkan dari sesi terakhir diskusi dalam video tersebut yaitu :

“Menurut Anne Mulcahy, kemampuan untuk mau mendengar merupakan harta/asset yang berharga terlebih lagi dalam hal mau menerima dan memahami setiap kritik yang ada. Walaupun kenyataannya terkadang akan menyakitkan disaat kita menerima suatu feedback yang jujur yang terkadang sangat sulit diperoleh pada saat kita berada di posisi puncak. Orang yang memiliki kemampuan tersebut akan sangat menyenangkan walaupun membutuhkan usaha ekstra untuk dapat melakukannya. Dengan demikian berusaha mendengarkan dan meluang waktu lebih bersama pelanggan secara langsung akan memungkinkan kita memperolah informasi aktual tanpa difilter dan secara langsung kita dapat memberikan respon yang baik kepada pelanggan tersebut. Dimana banyak perusahaan yang memiliki sejarah sukses dalam menerapkannya walaupun kenyataanya kemampuan untuk mendengarkan tersebut menjadi suatu seni yang hampir hilang.

Kita akan merasa benar dan merasa nyaman dengan kondisi kita saat ini yang hanya didasari dari apa yang kita ketahui, dan terkadang membuat kita menjadi sombong atas keberhasilan yang kita peroleh dengan tidak menghiraukan apa yang didengar dan tidak memberikan respon nyata atas apa yang diketahui tersebut dalam rangka pembuatan keputusan di perusahaan.”

 

anne-2

 

Neville Isdel, CEO Cocal Colla

Sebagai perusahaan minuman berkarbonasi  terbesar di dunia perkembangan Coca cola bukan tidak pernah menghadapi masalah. Berbagai issue negative dan konflik internal pun kerap terjadi. Adalah Neville Isdel, yang ketika menjabat sebagai CEO, Coca cola dihadapkan pada konflik internal manajemen. Namun berkat kepawaian Neville, berbagai konflik internal mapun konflik dengan masyarakat sekitar lokasi beberapa pabrik dapat diatasi dengan baik sehingga Coca cola tetap eksis dan terus berkembang. Dari sisi pemasaran, saya temukan beberapa catatan inspiratif atas apa yang telad dia lakukan ? Pada video CEO Exchange yang ditayangkan oleh Prof. Dr. Ujang Sumarwan, pada kuliah Manajemen Pemasaran tanggal 10 April 2015, saya mencatat beberapa konsep inspiratif yang diterapkan oleh Neville Isdel , yaitu :

“Dikarenakan seroang pemimpin (Top Management) berada dalam lingkungan yang terisolasi dalam perusahaanya, maka ia membutuhkan adanya tim manajemen yang diketahui akan bersedia menantang atas hal yang akan ada lakukan. Mereka benar-benar bersedia menantan anda dan merasa nyaman dalam melakukannya tanpa merasa akan bahwa akan menyebabkan mereka kesulitan dalam berkembang atau untuk maju. Isdell pun menambahkan bahwa seorang pasangan akan sangat membantu kita yaitu untuk menjaga kita tidak menjadi sombong.

Membaca adalah hal yang sangat penting, dikarenakan untuk maju maka kita harus terus belajar atas setiap perubahan yang terjadi dengan memahami (membaca) atas perubahan tersebut.”

eneville_isdell

Skip to toolbar