You are browsing the archive for Artikel.

IT Outsourcing

02/07/2010 in Artikel

Sistem Informasi (SI) merupakan salah satu kunci sukses dalam persaingan bisnis saat ini. Persaingan local maupun global sudah semakin ketat. Pengambilan keputusan harus dilakukn dengan cepat dan akurat untuk terus bertahan dalam dunia bisnis, oleh karena itu sebuah perusahaan harus mampu untuk memproses transaksi bisnis dan informasi dengan cepat. Proses komunikasi antara berbagai fungsi bisnis dalam sebuah perusahaan tentu tidak lepas dari kemampuan system informasi dalam perusahaan tersebut.

Merancang sebuah SI tidaklah mudah. Banyak hal yang harus di pertimbangkan seperti sumberdaya, waktu dan biaya. Perusahaan tentu harus memperhitungkan sumberdaya SI apa saja yang dibutuhkan, jumlahnya, dan dari mana mendapatkannya. Waktu juga menjadi penting. Perusahaan harus menargetkan seberapa lamakah waktu yang dibutuhkan untuk membuat sebuah SI yang baru, dan apakah nanti hasilnya optimal. Dari segi biaya, perusahaan harus memikirkan berapa banyak yang akan ia keluarkan dan apakah jika SI sudah siap digunakan akan sesuai dengan yang diharapkan perusahaan. Apabila SI sudah berjalan, perusahaan juga harus tetap melakukan maintenance agar system yang sudah berjalan tersebut tetap sustainable.

Untuk memudahkan penerapan SI dalam sebuah organisasi atau perusahaan, maka banyak perusahaan yang menyediakan jasa outsourcing IT. Jasa outsourcing ini menjadi sebuah pilihan cara penerapan SI dalam organisasi. Yang dimaksud dengan melakukan outsourcing IT adalah, memiliki sebuah departemen IT yang berada diluar internal organisasi. Outsourcing IT bisa diibaratkan seperti menggunakan listrik. Kita bisa menikmati listrik tanpa perlu ambil pusing mengelola gardu-gardu listrik. Dalam hal ini, perusahaan client bisa menjadi IT user tanpa menjadi IT doer.

IT saat ini sudah menjadi sebuah utility dan bukan lagi sebuah diferensiasi strategic seperti era terdahulu. Terciptanya system yang kuat, flexible dan terjangkau memungkinkan organisasi kecil memiliki kemampuan yang hanya dimiliki perusahaan besar pada masa lampau. IT sudah menjadi keharusaan dalam melakukan bisnis, dan bukan lagi sebagai strategic differentiator.

Jika dilakukan dengan benar, IT outsourcing dapat membantu perusahaan dalam menangani system informasi yang kompleks dan terus beradaptasi dengan perubahan. Dengan memilih rekan outsourcing yang tepat serta negosiasi perjanjian yang sesuai, organisasi dapat memiliki akses  ke flexible infrastructure and resources, dan pada saat yang bersamaan mendapatkan pelayanan berkualitas secara konstan.

Tak jarang, outsourcing yang dijalin dengan baik, berubah menjadi suatu bentuk kemitraan strategis jangka panjang yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Namun, dalam mengikat bentuk kerjasama outsourcing itu, perusahaan client perlu secara sungguh-sungguh memilih pekerjaan apa saja yang layak dan perlu di outsource , berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk itu, baik jangka pendek maupun jangka panjang, dan bagaimana kompetensi pelaksananya. Bagaimana keuntungannya bagi perusahaan, baik dilihat dari segi nilai kompetitif bisnis, pengembangan kompetensi, peningkatan produktivitas SDM dan daya saing perusahaan.

Profile photo of yasmin

by yasmin

KONSEP FUNDAMENTAL DARI SISTEM INFORMASI

02/07/2010 in Artikel

Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang saling berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user).

Sistem informasi dari suatu perusahaan harus mampu memberikan informasi tentang berbagai perubahan lingkungan kepada para manajer, dan semakin dinamis lingkungan yang bersangkutan akan semakin kritis informasinya.Informasi haruslah memiliki karakteristik-karakteristik tertentu seperti :

  1. Relevan
  2. Timeliness
  3. Akurat dan Cost effective
  4. Reliable

Sistem informasi memiliki tiga peranan penting untuk sebuah perusahaan, yaitu :

  1. Mendukung proses operasi bisnis
  2. Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya
  3. Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif

Dalam suatu sistem informasi terjadi suatu proses atau aktifitas dimana data diolah menjadi suatu informasi. Saat terjadi pemrosesan tersebut terdapat beberapa aktifitas yang terlibat.  Sistem informasi akan melibatkan aktifitas input, pemrosesan, output, penyimpanan dan pengendalian.

  1. Input : Input bisa berupa kegiatan entry data seperti pencatatan dan perbaikan.
  2. Pemrosesan data menjadi informasi : Berbagai aktifitas tersebut mampu mengatur, menganalisa, dan memanipulasi data, hingga mengubahnya ke dalam informasi bagi pemakai akhir.
  3. Output : menghasilkan informasi dalam berbagai bentuk yang dikirim ke pemakai akhir.
  4. Penyimpanan : aktifitas sistem informasi tempat data dan informasi disimpan secara teratur untuk digunakan kemudian.
  5. Pengendalian : Sistem informasi harus menghasilkan umpan balik mengenai aktifitas input, pemrosesan, output, dan penyimpanan. Umpan balik ini harus diawasi dan dievaluasi untuk menetapkan apakah sistem dapat memenuhi standar kinerja yang telah ditetapkan.
Skip to toolbar