You are browsing the archive for marketing.

Profile photo of MULYADI

by MULYADI

KESAN PERTAMA KULIAH MANAJEMEN PEMASARAN BERSAMA Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.

09/03/2015 in Berita

KESAN PERTAMA KULIAH MANAJEMEN PEMASARAN
BERSAMA Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.

MARKETING CLASS
Lecturer
Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.
(www.ujansumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.
Dr. Ir. Dodik Nur Rachmat, M.Sc.F.
Dr. Kirbandoko, M.S.M.
Dr. Ir. Mukhammad Najib, M.M.

Kuliah pertama yang di sampaikan Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc adalah mengenai topik “Marketing Plan” dimana dalam menyusun marketing plan dari suatu perusahaan kita harus mendefinisikan dahulu dari company profile dari perusahaan tersebut yang meliputi :
 Visi Perusahaan
 Misi Perusahaan
 Tujuan Perusahaan
 Struktur Organisasi Perusahaan
 Core Competency dan Suistanable Competitive Advantage Perusahaan
 Strategi Marketing Perusahaan
 Strategi Financial Perusahaan
 Dan lain-lainnya
Dalam Visi, Misi dan Tujuan perusahaan harus tergambarkan baik jangka panjang dan jangka pendek dari maksud perusahaan tersebut beroperasional. Dimana visi umumnya merupakan cita-cita jangka panjang dari suatu perusahaan dan sebaiknya memang terukur pencapaiannya. Adapun misi merupakan langkah-langkah yang dilakukan perusahaan untuk mencapai visi perusahaan tersebut melalui upaya-upaya jangka pendek dan menengah suatu perusahaan. Pada setiap tahun umumnya misi perusahaan tersebut dapat direview atau dirubah sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu serta tantangan kedepan dari suatu perusahaan.

marketing plan2

Dalam marketing plan suatu perusahaan struktur organisasi perusahaan juga harus dibentuk dan disusun se-efektif dan efisien mungkin dengan pengaturan tugas dan tanggung jawabnya serta proses bisnis yang berlaku dalam perusahaan tersebut. Dimana struktur organisasi ini nantinya di isi oleh orang yang kompeten dalam bidangnya tersebut sehingga operasional perusahaan dapat berjalan dalam menghasilkan produknya.
Dalam strategy marketing perlu ditentukan juga oleh perusahaan dalam memasarkan produknya, apakah melalui pemasaran langsung, atau melalui distributor-distributor. Dalam hal ini penentuan segmentasi produk, target market, positioning produk, serta analisis competitor yang ada perlu dilakukan pengkajian sehingga strategi marketing produk tersebut dapat tepat sasaran dan meningkatkan penjualan (sales) dari produk tersebut.
Salah satu metode yang dilakukan dalam analisi suatu kondisi perusahaan dilakukan melalui analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat) disamping dapat juga dilakukan melalui Industri Analysis, Customer Analysis, ataupun analysis lainnya sehingga dapat dihasilkan strategi formula bagi suatu perusahaan dalam memasuki pasar dan bersaing dalam pasar persaingan sempurna tersebut.
Sangat menarik sekali hal yang dapat dipelajari dari Marketing Plan yang disampaikan Prof. Dr. Ir Ujang Sumarwan, MSc ini, dan banyak hal yang perlu didalami lagi untuk menambah pengetahuan dalam menyusun strategi-strategi marketing perusahaan dalam persaingan kedepan.

Text Book
Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.
Silahkan download e-book:
2015 01 BUKU Pemasaran Strategik Perspektif Perilaku Konsumen dan Marketing Plan
http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id/files/2015/01/2015-01-BUKU-Pemasaran-Strategik-Perspektif-Perilaku-Konsumen.pdf

Buku Pemasaran Strategik

Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3 Please dowload link below for book preview:
Silahkan download e-book:
2009 UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – STRATEGI UNTUK PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

Buku Pemasaran Strategik2

Buku Pemasaran Strategik4

SINOPSIS
Pemasaran strategik menguraikan bagaimana sebuah perusahaan harus memahami konsumen, sehingga dapat menyusun strategi pemasarannya untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Pemasaran adalah memahami berbagai kebutuhan para pelanggan dan mengembangkan sebuah proposisi untuk menawarkan nilai yang superior. Melalui penyediaan nilai pelanggan yang lebih tinggi maka manajemen dapat memberikan dan menghasilkan nilai yang lebih tinggi pula kepada para pemegang saham. Nilai suatu merek dagang terbentuk dari kepercayaan para pelanggan terhadap merek dagang perusahaan. Kepercayaan ini membentuk relasi antara merek dan pelanggan yang mendorong preferensi, loyalitas merek, dan keinginan untuk mempertimbangkan produk dan jasa baru yang ditawarkan perusahaan di masa depan dengan merek tersebut. Buku ini juga menguraikan bagaimana langkah-langkah untuk membangun ekuitas merek serta menjelaskan beberapa metode untuk mengukur ekuitas merek.

Dipostkan oleh : Mulyadi Koto
IMG_3101
http://mulyadi52e.blogstudent.mb.ipb.ac.id
kotomulyadi@gmail.com

Marketing Class 20.01

29/01/2015 in TUGAS KULIAH


Adistiar Prayoga ( P056134142.51E )

School of Business and Management, Bogor Agricultural University – www.mb.ipb.ac.idwww.ipb.ac.id

MARKETING CLASS
Lecturer
Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. (www.ujansumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, www.sumarwan.staff.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.
Dr. Ir. Dodik Nur Rachmat, M.Sc.F.
Dr. Kirbandoko, M.S.M.
Dr. Ir. Mukhammad Najib, M.M.


Marketing and Marketing Management

Pemasaran (Marketing) adalah bagian yang unik dari perusahaan. Prof. Ujang Sumarwan (2015), dosen pemasaran MB IPB berkata: “dalam operasionalnya, perusahaan terbagi menjadi beberapa bagian, yakni: produksi (operasi), sumber daya manusia, keuangan, dan pemasran. Dari semua bagian tersebut hanya pemasaran lah yang mampu menghasilkan uang”.  Tanpa adanya pemasaran,sebagus apapun suatu produk/jasa hanya akan menjadi sampah yang tiada nilainya.

Meski ujung-ujungnya adalah duit, pemasaran juga butuh banyak duit. Adapun yang perlu dipahami, pemasaran bukan sekedar beriklan, menyebar brosur, memberi diskon, atau menarik konsumen melalui tontonan “keindahan” sales promotion girl, sebagaimana yang sering ditampilkan di negeri ini. Pemasaran adalah tindakan perusahaan untuk mengambil posisi yang tepat antara produk yang ditawarkan dengan kondisi permintaan di pasar. Secara lebih detil, pemasaran dapat diartikan sebagai sebuah proses social antara individu dan kelompok untuk mempertemukan kebutuhan dan keinginan melalui kegiatan penciptaan produk, penawaran, dan pertukaran nilai antar produk berupa barang/jasa dengan lainnya.

http://yellowsubmarketing.com/website/tough-nut/

Sebagai suatu proses social, pemasaran tentunya sangat peka terhadap perubahan kondisi sosial, khususnya yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi-informasi. Walaupun perubahan sosial adalah keniscayaan yang penuh dengan ketidakpastian*, bukan berarti hal tersebut tak dapat diprediksi dan diantisipasi. Dr. Kirbandoko (2009), memberikan gambaran terkait beberapa permasalahan  dasar dalam pemasaran dalam kaitannya sebagai proses social, yakni:

1. Bagaimana memilih segmen pasar yang tepat?
2. Bagaimana membuat produk kita berbeda dengan produk pesaing?
3. Bagaimana jika pelanggan meminta harga yang lebih rendah?
4. Bagaimana kita bersaing dengan pesaing harga rendah?
5. Bagaimana membangun kekuatan merk?
6. Bagaimana membuat pelanggan loyal?
7. Bagimana meningkakan produktivitas tenaga penjual?

Dari pertanyaan-pertanyaan di atas munculah konsep-konsep pemasaran populer seperti Market’s STP, Needs or Wants, Demand and Benefits, Marketing Mix, Value, Exchange, Transaction, Satisfaction, Service Quality dan lain-lain. Konsep-konsep tersebut terus dikembangkan hingga kini berdasarkan berbagai pengalaman, problematika, dan tantangan ketidakpastian secara empiris dan terverifikasi hingga membentuk sebuah cabang pengetahuan bernama Marketing Management. Oleh karena itu, setiap manajemen perusahaan harus mempelajari ilmu pemasaran. Tujuannya adalah mereduksi kemungkinan kegagalan design produk, melakukan tindakan yang efektif secara gradual untuk mencapai hasil yang optimum, dan  melakukan manuver yang tak mampu diprediksi oleh pesaing, sehingga perusahaan dapat  bertahan atau bahkan mendominasi pasar.

Pada akhirnya, dapat kita ambil kesimpulan sederhana bahwa pemasaran laiknya senjata utama perusahaan. Adapun Marketing management adalah seni menggunakan senjata tersebut. Jadi, sayang sekali jika pengetahuan-pengetahuan terkait pemasaran dibiarkan berlalu begitu saja.


*sebagaimana adagium ‘satu-satunya hal yang berubah adalah perubahan dan satu-satunya kepastian yang ada hanyalah ketidakpastian’, 


Text Book

Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.
Silahkan download e-book:

2015 >  01  BUKU PEMASARAN STRATEGIK PERSPEKTIF PERILAKU KONSUMEN DAN MARKETING PLAN

 2

Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3

2010 > UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – PERSPEKTIF VALUE-BASED MARKETING

34

Sumarwan, U., Achmad Fachrodji., Adman Nursal., Arissetyanto Nugroho., Erry Ricardo Nurzal., Ign Anung Setiadi., Suharyono., Zeffry Alamsyah. 1st Printing. 2011. Marketing Strategic: Value Based Marketing and Marketing Metrics. Pemasaran Strategik: Persfektif Value-Based Marketing dan Pengukuran Kinerja. Bogor, IPB Press.

2009> 02  UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – STRATEGI UNTUK PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

1

SINOPSIS
Pemasaran strategik menguraikan bagaimana sebuah perusahaan harus memahami konsumen, sehingga dapat menyusun strategi pemasarannya untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Pemasaran adalah memahami berbagai kebutuhan para pelanggan dan mengembangkan sebuah proposisi untuk menawarkan nilai yang superior. Melalui penyediaan nilai pelanggan yang lebih tinggi maka manajemen dapat memberikan dan menghasilkan nilai yang lebih tinggi pula kepada para pemegang saham. Nilai suatu merek dagang terbentuk dari kepercayaan para pelanggan terhadap merek dagang perusahaan. Kepercayaan ini membentuk relasi antara merek dan pelanggan yang mendorong preferensi, loyalitas merek, dan keinginan untuk mempertimbangkan produk dan jasa baru yang ditawarkan perusahaan di masa depan dengan merek tersebut. Buku ini juga menguraikan bagaimana langkah-langkah untuk membangun ekuitas merek serta menjelaskan beberapa metode untuk mengukur ekuitas merek.

Skip to toolbar