You are browsing the archive for Pemasaran.

CEO EXCHANGE : With ANNE MULCCAHY (XEROX) and NEVILLE ISDELL (COCA COLA)

15/04/2015 in Berita

Kata-kata Inspiratif CEO Dunia dalam CEO EXCHANGE

Anne M Mulcahy, CEO XEROX Corporation and

Neville Isdel, CEO Cocal Colla

Sandi Utomo (P056133642.52E)

Marketing Class Notes, date 10 April 2015

Lecturer by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M. Sc.

http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id/

Sedikit ingin berbagi cerita setelah menonton video CEO Exchange pada mata kuliah Management Pemasaran dosen Prof Ujang Sumarwan, M. Sc. pada tanggal 10 April 2015.

CEO Exchange

 CEO EXCHANGECEO Exchange adalah sebuah acara televisi yang menghadirkan 2 bintang tamu, TOP MANAGEMENT dari perusahaan terkemuka di dunia, pada kesempatan kali ini di episode ke 5, acara ini menghadirkan Anne M Mulcahy, CEO XEROX CorporationNeville Isdel, CEO Cocal Colla. Pada kesempatan kali ini, acara yang dibawakan oleh Jeff Greenfield ini diadakan di UNIVERSITY’S GOIZUETA BUSINESS SCHOOL.

1. Anne M Mulcahy, CEO XEROX Corporation

ceo3Anne M Mulcahy adalah seorang wanita yang sangat dikenal telah berhasil membangkitkan bisnis perusahaan yang hampir kolaps. Wanita kelahiran 21 Oktober 1952 ini mengawali karirnya dengan menjadi karyawan di perusahaan Xerox dan pada 1 Agustus 2001 ia menjadi CEO Perusahaan Xerox dimana pada saat itu perusahaan dalam kondisi bisnis yang semakin menurun. Keberhasilannya dalam mengelola bisnis, sehingga mengundang apresiasi dari chief Executive magazine yang menganugerahkan ” CEO of The Year 2008 “.

Apakah yang membuat Anne M Mulcahy sukses seperti saat ini? berikut adalah kalimat inspiratif yang dapat saya kutip dari acara CEO Exchange tentang Anne M Mulcahy :

“Saya lebih berkarakter untuk tidak berkata TIDAK daripada untuk berkata YA” – kalimat ini diucapkan ketika dirinya diminta untuk menjadi CEO perusahaan Xerox yang pada saat itu posisinya sudah diujung tanduk

“Aku tahu perusahaan ini sangat baik, dan aku menyukainya” – ketika seseorang sudah menyukai sesuatu, pasti segala sesuatu yang menjadi tantangan dapat dinikmati dengan seluruh rasa hormat.

“Ketika anda menjadi bagian dari apa yang salah, Anda memiliki kemampuan untuk melihat dan belajar dan pasti berpikir tentang apa yang akan Anda lakukan secara berbeda” – menyelami sesuatu secara mendalam akan membuat kita lebih tau kekurangan dan kelebihan dari situasi yang terjadi, maka kita dapat melakukan perbaikan dengan cara yang lebih baik.

“Komunikasikan secara personal problem yang terjadi, jangan pernah biarkan orang berbicara atas nama anda, kekuatan tidak hanya berasal dari komunikasi tapi dengan keseimbangan kerjasama”“Kemampuan untuk mau mendengar merupakan harta/asset yang berharga terlebih lagi dalam hal mau menerima dan memahami setiap kritik yang ada. Walaupun kenyataannya terkadang akan menyakitkan disaat kita menerima suatu feedback yang jujur yang terkadang sangat sulit diperoleh pada saat kita berada di posisi puncak.”

 

2. Neville Isdel, CEO Cocal Colla

money-graphics-2007_878064aUntuk sebuah perusahaan yang melakukan bisnis di seluruh dunia, Neville Isdell pasti memiliki silsilah yang tepat untuk menjadi CEO. Ia lahir di Irlandia Utara, keluarganya pindah ke Zambia ketika dia 10. Ia kemudian bergabung dengan pembotolan & distribusi operasi Coke di sana. Tapi setelah naik dengan cepat menaiki tangga perusahaan, Isdell kalah pada pekerjaan CEO, dan dia benar-benar bahagia pensiun sampai Coke memutuskan, maafkan saya, “ia adalah hal yang nyata.” Jadi berikut ini adalah kata-kata inspiratif dari Chairman & CEO Coca Cola Company, Neville Isdell :

“Dan saya melakukan perjalanan di seluruh dunia. Aku pergi ke 16 negara dan aku keluar di pasar, tetapi juga mendengarkan orang-orang, karena saya memiliki keyakinan mendasar bahwa orang-orang dalam bisnis tahu apa yang salah. Mereka punya nuansa bisnis, dan manajemen senior membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan hal-hal ini, tetapi jika Anda pergi pekerjaan Jauh lebih mudah.” – Melihat pasar secara langsung, mendengarkan dan pasar akan lebih tahu sesuatu apa yang salah, dengan cara ini pekerjaan akan lebih mudah.

“Inovasi adalah suatu keharusan” – Dalam bisnis kita dituntut untuk terus berinovasi.

“Pekerjaan sosial akan melatih diri anda untuk mendengarkan dan menggerakan diri anda untuk memberikan solusi terhadap masalah yang ada, terutama berbicara dan mendengarkan orang yang terlibat di dalam bisnis.” – Kunci dari kata-kata tersebut adalah berbicara dan mendengar, maka solusi terhadap masalah yang ada dapat kita berikan.

Membaca adalah hal yang sangat penting, dikarenakan untuk maju maka kita harus terus belajar atas setiap perubahan yang terjadi dengan memahami (membaca) atas perubahan tersebut.”

Dari kedua bintang tamu ( Anne M Mucahy & Nevile Isdell) dapat kita simpulkan, bahwa sebagai seorang pemimpin harus bisa ikut terjun langsung ke dalam bisnis sehingga mampu mendengar dan berbicara kepada pelaku bisnis sehingga mampu mendapatkan solusi terhadap masalah yang terjadi yang disebut dengan inovasi.

—————————————————————————————————————–

—————————————————————————————————————–

Daftar Pustaka

Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.

Silahkan download e-book:

2015 01 BUKU Pemasaran Strategik Perspektif Perilaku Konsumen dan Marketing Plan

Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3  Please dowload link below for book preview:

Silahkan download e-book:

2009 UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – STRATEGI UNTUK PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

Sumarwan, U., Achmad Fachrodji., Adman Nursal., Arissetyanto Nugroho., Erry Ricardo Nurzal., Ign Anung Setiadi., Suharyono., Zeffry Alamsyah. 1st Printing. 2011. Marketing Strategic: Value Based Marketing and Marketing Metrics. Pemasaran Strategik: Persfektif Value-Based Marketing dan Pengukuran Kinerja. Bogor, IPB Press.

Silahkan download e-book:

2010 UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – PERSPEKTIF VALUE-BASED MARKETING

 

Profile photo of MULYADI

by MULYADI

HAL INSPIRATIF dari “CEO EXCHANGE”

15/04/2015 in Berita

Berdasarkan video yang kami tonton pada kegiatan mata kuliah Manajemen Pemasaran bersama Prof. DR. Ir. Ujang Sumarwan, MSc terdapat beberapa hal yang inspiratif dari kedua CEO baik dari Anne Mulcahy dari Xerox maupun Neville Isdell dari Coca Cola.

Anne Mulcahy yang merupakan orang yang sangat mencintai pekerjaannya, selalu menyukai tantangan dan mengambil tantangan yang ada di depannya. Sebagaimana ia diminta untuk menjadi CEO Xerox pada saat kondisi perusahaan di ujung tanduk dalam kesulitan keuangan. Ia selalu berkata “Yes” daripada “No”. Sikapnya yang selalu ramah dan menyapa seluruh karyawan di perusahaannya menjadi motivasi bagi seluruh karyawan untuk melakukan inovasi produk guna memenangi dalam persaingan bisnis yang ada. Kekuatan SDM Xerox yang memiliki keanekaragaman menjadi keyakinan bagi Anne untuk mendapatkan kandidat karyawan terbaiknya.

Begitupula halnya dengan Neville Isdell yang telah pensiun dari Coca Cola dipanggil kembali untuk menjadi CEO di perusahaan tersebut pada kondisi perusahaan yang kurang baik. Neville Isdell sangat memahami dan mengerti mengenai kondisi perusahaan dan karyawan (people) di perusahaan yang selama ini ia bekerja. Ia menuntut setiap people untuk focus pada pekerjaannya masing-masing dan berusaha mencari solusi untuk setiap masalah yang ada. Sesorang berbuat salah wajar, oleh karena itu ia berharap setiap karyawannya untuk jujur mengungkapkan fakta dilapangan tentang pekerjaannya baik positif maupun negative agar perusahaan tidak salah dalam mengambil kebijakan. Menurut Neville Isdell, setiap people harus menjadi pendengar dan pembicara yang baik. Dan ia mengumpamakan sebuah perusahaan (bisnis) ibarat permainan Rugby yang membutuhkan team work dan sikap focus dari setiap people yang ada dalam perusahaan

Dari pengalaman Anne Mulcahy dan Neville Isdell yang dipanggil kembali untuk memimpin perusahaan yang sedang diujung tanduk dapat diambil hal yang menjadi inspiratif kita adalah :

“ORANG DALAM PERUSAHAAN LEBIH MENGETAHUI APA YANG KURANG TEPAT DAN PERMASALAHAN DARI SUATU PERUSAHAAN TERSEBUT”

IMG_0041

Profile photo of MULYADI

by MULYADI

KESAN PERTAMA KULIAH MANAJEMEN PEMASARAN BERSAMA Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.

09/03/2015 in Berita

KESAN PERTAMA KULIAH MANAJEMEN PEMASARAN
BERSAMA Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.

MARKETING CLASS
Lecturer
Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc.
(www.ujansumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.
Dr. Ir. Dodik Nur Rachmat, M.Sc.F.
Dr. Kirbandoko, M.S.M.
Dr. Ir. Mukhammad Najib, M.M.

Kuliah pertama yang di sampaikan Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, MSc adalah mengenai topik “Marketing Plan” dimana dalam menyusun marketing plan dari suatu perusahaan kita harus mendefinisikan dahulu dari company profile dari perusahaan tersebut yang meliputi :
 Visi Perusahaan
 Misi Perusahaan
 Tujuan Perusahaan
 Struktur Organisasi Perusahaan
 Core Competency dan Suistanable Competitive Advantage Perusahaan
 Strategi Marketing Perusahaan
 Strategi Financial Perusahaan
 Dan lain-lainnya
Dalam Visi, Misi dan Tujuan perusahaan harus tergambarkan baik jangka panjang dan jangka pendek dari maksud perusahaan tersebut beroperasional. Dimana visi umumnya merupakan cita-cita jangka panjang dari suatu perusahaan dan sebaiknya memang terukur pencapaiannya. Adapun misi merupakan langkah-langkah yang dilakukan perusahaan untuk mencapai visi perusahaan tersebut melalui upaya-upaya jangka pendek dan menengah suatu perusahaan. Pada setiap tahun umumnya misi perusahaan tersebut dapat direview atau dirubah sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu serta tantangan kedepan dari suatu perusahaan.

marketing plan2

Dalam marketing plan suatu perusahaan struktur organisasi perusahaan juga harus dibentuk dan disusun se-efektif dan efisien mungkin dengan pengaturan tugas dan tanggung jawabnya serta proses bisnis yang berlaku dalam perusahaan tersebut. Dimana struktur organisasi ini nantinya di isi oleh orang yang kompeten dalam bidangnya tersebut sehingga operasional perusahaan dapat berjalan dalam menghasilkan produknya.
Dalam strategy marketing perlu ditentukan juga oleh perusahaan dalam memasarkan produknya, apakah melalui pemasaran langsung, atau melalui distributor-distributor. Dalam hal ini penentuan segmentasi produk, target market, positioning produk, serta analisis competitor yang ada perlu dilakukan pengkajian sehingga strategi marketing produk tersebut dapat tepat sasaran dan meningkatkan penjualan (sales) dari produk tersebut.
Salah satu metode yang dilakukan dalam analisi suatu kondisi perusahaan dilakukan melalui analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat) disamping dapat juga dilakukan melalui Industri Analysis, Customer Analysis, ataupun analysis lainnya sehingga dapat dihasilkan strategi formula bagi suatu perusahaan dalam memasuki pasar dan bersaing dalam pasar persaingan sempurna tersebut.
Sangat menarik sekali hal yang dapat dipelajari dari Marketing Plan yang disampaikan Prof. Dr. Ir Ujang Sumarwan, MSc ini, dan banyak hal yang perlu didalami lagi untuk menambah pengetahuan dalam menyusun strategi-strategi marketing perusahaan dalam persaingan kedepan.

Text Book
Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.
Silahkan download e-book:
2015 01 BUKU Pemasaran Strategik Perspektif Perilaku Konsumen dan Marketing Plan
http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id/files/2015/01/2015-01-BUKU-Pemasaran-Strategik-Perspektif-Perilaku-Konsumen.pdf

Buku Pemasaran Strategik

Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3 Please dowload link below for book preview:
Silahkan download e-book:
2009 UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – STRATEGI UNTUK PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

Buku Pemasaran Strategik2

Buku Pemasaran Strategik4

SINOPSIS
Pemasaran strategik menguraikan bagaimana sebuah perusahaan harus memahami konsumen, sehingga dapat menyusun strategi pemasarannya untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Pemasaran adalah memahami berbagai kebutuhan para pelanggan dan mengembangkan sebuah proposisi untuk menawarkan nilai yang superior. Melalui penyediaan nilai pelanggan yang lebih tinggi maka manajemen dapat memberikan dan menghasilkan nilai yang lebih tinggi pula kepada para pemegang saham. Nilai suatu merek dagang terbentuk dari kepercayaan para pelanggan terhadap merek dagang perusahaan. Kepercayaan ini membentuk relasi antara merek dan pelanggan yang mendorong preferensi, loyalitas merek, dan keinginan untuk mempertimbangkan produk dan jasa baru yang ditawarkan perusahaan di masa depan dengan merek tersebut. Buku ini juga menguraikan bagaimana langkah-langkah untuk membangun ekuitas merek serta menjelaskan beberapa metode untuk mengukur ekuitas merek.

Dipostkan oleh : Mulyadi Koto
IMG_3101
http://mulyadi52e.blogstudent.mb.ipb.ac.id
kotomulyadi@gmail.com

Pertemuan Pertama Manajemen Pemasaran

29/01/2015 in Berita

HERTU APRIYANA E51 MB IPB 2014 – kanghertu@gmail.com- hertu51@mma.ipb.ac.id School of Business  and Management, Bogor Agricultural University – www.mb.ipb.ac.idwww.ipb.ac.id

MARKETING CLASS
Lecturer
Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. (www.ujansumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, www.sumarwan.staff.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.
Dr. Ir. Dodik Nur Rachmat, M.Sc.F.
Dr. Kirbandoko, M.S.M.
Dr. Ir. Mukhammad Najib, M.M.


 

Pertemuan Pertama Kuliah Manajemen Pemasaran

Pertemuan pertama dengan Bapak Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, Msc. dalam mata kuliah Manajemen Pemasaran berlangsung pada hari Selasa tanggal 20 Januari 2015 di ruang kuliah Damar MB IPB Bogor. Perkuliahan perdana kami dimulai dengan pertanyaan dari beliau “Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar kata MARKETING?”.
Pertanyaan beliau ditanggapi oleh mahasiswa E51 dengan beragam jawaban, seperti Pasar, Pemasaran, Penjualan, Pertemuan Konsumen dan Produsen. Berbagai jawaban tersebut hanya merupakan Pemasaran dalam arti sempit, yaitu berhubungan dengan adanya transaksi antara konsumen dan produsen. Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahaan baik itu perusahaan barang atau jasa dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Hal tersebut disebabkan karena pemasaran merupakan salah satu kegiatan perusahaan, di mana secara langsung berhubungan dengan konsumen. Maka kegiatan pemasaran dapat diartikan sebagai kegiatan manusia yang berlangsung dalam kaitannya dengan pasar. menurut Kotler (2001) mengemukakan pemasaran berarti bekerja dengan pasar sasaran untuk mewujudkan pertukaran yang potensial dengan maksud memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Sehingga dapat dikatakan bahwa keberhasilan pemasaran merupakan kunci kesuksesan dari suatu perusahaan.

Prof. Ujang Sumarwan menjelaskan bauran pemasaran (marketing mix) sebagai Pertempuran bisnis yang sesungguhnya adalah di bagian pemasaran sehingga perusahaan sangat membutuhkan banyak marketer. Hal ini dikarenakan bagian pemasaran dapat memperluas jaringan perusahaan dengan cara menarik konsumen lebih banyak. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh marketer adalah berkomunikasi dengan baik, sebab strategi paling efektif untuk menarik konsumen adalah dengan bertemu secara langsung. Sekarang, marketing merupakan salah satu komunikasi pemasaran efektif yang secara langsung melalui peorangan dan konsumen. Maka dari itu, marketing dibutuhkan suatu perusahaan dalam jumlah tenaga kerja yang banyak. Perusaahan-perusahaan mulai bergerak secara khusus dalam bidang periklanan, perusahaan tersebut membantu suatu perusaahan lain dalam bidang marketing produknya. Perusahaan khusus tersebut dikenal sebagai Advertising Agency.

Terdapat perbedaan orientasi dalam bisnis pada negara maju dan negara berkembang. Negara berkembang memiliki orientasi pada produksi, sedangkan negara maju berorientasi kepada marketing dan R&D (research and development). Salah satu negara berkembang yang memiliki strategi marketing yang sangat baik adalah Negara Korea Selatan. Seperti yang kita ketahui, demam korea sudah melanda hampir seluruh dunia khususnya di negara-negara Asia. Korea selatan memanfaatkan hal ini sebagai kegiatan promosi, hal ini terlihat pada serial drama korea biasanya latar belakang ceritanya mengenai perusahaan dan sering dimunculkan berbagai produk dari Korea seperti ponsel. Selain itu, kebudayaan korea juga diperkenalkan untuk meningkatkan minat turis asing untuk berkunjung ke negara tersebut sehingga berpengaruh positif terhadap sektor perekonomiannya. Salah satu contoh adalah kebudayaan korea yang dikenalkan lewat serial drama dan minuman khas GINSENG Korea.

Konsep bauran pemasaran dikategorikan menjadi 7P (4P +3P) yaitu: Price, Promotion, Place, Product, Process, Physical environment, and people. Pada dasarnya Bauran pemasaran terdiri dari 4P yaitu (product, price, place dan promotion). teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (proses). Bauran pemasaran seiring perkembangan jaman dan tuntutan pasar yang senantiasa mengalami perkembangan telah mengalami evolusi dan terus berkembang searah dengan perkembangan perilaku konsumen dan kecerdasan para ahli pemasaran. Lovelock dan Wright (2002) mengembangkan bauran pemasaran (marketing mix) menjadi integrated service management dengan menggunakan pendekatan 7P. Ketujuh aspek tersebut menjadi acuan perusahaan dalam pengembangan komunikasi terhadap konsumen. Kegiatan pemasaran bersumber kepada STP (Segmentation, Targetting and positioning) dan Marketing Mix (Bauran Pemasaran).


Text Book

Ujang Sumarwan (editor). 2015. Pemasaran Strategic: Perspektif Perlilaku Konsumen dan Marketing Plan. IPB Press.
Silahkan download e-book:

2015 >  01  BUKU PEMASARAN STRATEGIK PERSPEKTIF PERILAKU KONSUMEN DAN MARKETING PLAN

2

Sumarwan Ujang; Agus Djunaedi; Aviliani; H.C Royke; Jusuf Agus Sayono; Rico R Budidarmo; Sofyan Rambe. (Strategic Marketing: Strategy for Corporate Growth and Share Holder Value).-Pemasaran Strategik: Strategi Untuk Pertumbuhan Perusahaan dalam Penciptaan Nilai bagi Pemegang Saham . Published byInti Prima, Februari 2009, ISBN 979-450-451-3

2010 > UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – PERSPEKTIF VALUE-BASED MARKETING

34

Sumarwan, U., Achmad Fachrodji., Adman Nursal., Arissetyanto Nugroho., Erry Ricardo Nurzal., Ign Anung Setiadi., Suharyono., Zeffry Alamsyah. 1st Printing. 2011. Marketing Strategic: Value Based Marketing and Marketing Metrics. Pemasaran Strategik: Persfektif Value-Based Marketing dan Pengukuran Kinerja. Bogor, IPB Press.

2009> 02  UJANG SUMARWAN PEMASARAN STRATEGIK – STRATEGI UNTUK PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

1

SINOPSIS
Pemasaran strategik menguraikan bagaimana sebuah perusahaan harus memahami konsumen, sehingga dapat menyusun strategi pemasarannya untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan guna meningkatkan kinerja perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.Pemasaran adalah memahami berbagai kebutuhan para pelanggan dan mengembangkan sebuah proposisi untuk menawarkan nilai yang superior. Melalui penyediaan nilai pelanggan yang lebih tinggi maka manajemen dapat memberikan dan menghasilkan nilai yang lebih tinggi pula kepada para pemegang saham. Nilai suatu merek dagang terbentuk dari kepercayaan para pelanggan terhadap merek dagang perusahaan. Kepercayaan ini membentuk relasi antara merek dan pelanggan yang mendorong preferensi, loyalitas merek, dan keinginan untuk mempertimbangkan produk dan jasa baru yang ditawarkan perusahaan di masa depan dengan merek tersebut. Buku ini juga menguraikan bagaimana langkah-langkah untuk membangun ekuitas merek serta menjelaskan beberapa metode untuk mengukur ekuitas merek.

Skip to toolbar